Cari Blog Ini

Memuat...

Sabtu, 15 Januari 2011

12 Program Pertanian Kementan di Tahun 2011



Senayan,
 
Pada tahun 2011, Kementerian Pertanian akan melaksanakan 12 program pertanian. Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Suswono saat memberikan paparan dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR, Kamis (15/7) malam.

Menurut Suswono, 12 program pembangunan pertanian itu sesuai dengan jumlah unit Eselon-I yang kemudian dijabarkan secara rinci ke dalam kegiatan di tiap Eselon-I. "Kegiatan utama yang dilakukan Kementerian Pertanian pada tahun 2011 sebagian besar bertujuan untuk pemberdayaan petani di pedesaan, penumbuhan kelembagaan dari hulu hingga hilir, pembangunan prasarana publik (public goods), peningkatan kapasitas pelayanan publik, seperti riset dan perkarantinaan, serta pelatihan dan pendampingan," kata Suswono yang juga mantan anggota Komisi IV DPR.

Kegiatan-kegiatan yang dimaksud Suswono antara lain perbaikan infrastruktur lahan sekitar 150 ribu hektare dan irigasi 250 ribu hektare, pembangunan embung 5.200 unit, pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) 4.000 unit, penyelamatan sapi betina produktif sebanyak 70.000 ekor, pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) dan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) sebanyak 10.000 Gapoktan per desa, Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3) sebanyak 809 LM3,
Sarjana/Penggerak Membangun Desa (S/PMD) sebanyak 849 PMD, bantuan benih untuk Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) sebanyak: 2,8 juta hektar padi, 175 ribu hektar jagung hibrida, dan 300 ribu hektar kedelai.

Kemudian ada juga pemberdayaan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) sebanyak 900 Gapoktan, Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), pengamat hama dan kesehatan hewan, serta kegiatan pemberian insentif bagi petugas lapangan seperti bantuan operasional bagi 27.866 penyuluh PNS dan tunjangan 23.340 Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu Penyuluh (THL-TB), pengawas benih tanaman sebanyak 1.221 orang, mantri tani 3.050 orang dan mantri statistik 3.200 orang, tenaga medik dan paramedik sebanyak 410 orang, serta petugas Pengendali OPT 2.896 orang. (zik/zik)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar